• Keren | 28th Maret 2015

    Teknologi terbaru Semprotan Anti Air (Waterproof Spray)

    Teknologi unik yang dapat disemprotkan ke semua peralatan dan menjadikannya waterproof alias tahan air. Keren!!!

  • News | 28th Maret 2015

    Toko Virtual untuk Belanja via Smartphone

    Sepulang kerja Anda sedang menunggu kereta di stasiun lalu teringat harus membeli beberapa kebutuhan rumah tangga, namun malas kalau mampir ke mini market konvensional. Membawa belanjaan dan berdesakan di kereta bukan hal yang nyaman.

    Kalau Anda di Korea Selatan, bayangan di atas tidak perlu dikhawatirkan. Anda bisa mampir ke mini market saat menunggu kereta. Anda memilih barang belanjaan di rak-rak yang tersedia. Uniknya tidak ada wujud fisik barang yang dijual, hanya display dengan foto barang-barang yang ditawarkan. Lalu Anda cukup melakukan pembelian dengan melakukan scan QR codes dari smartphone.

    Tentu, sebelumnya Anda harus mengunduh aplikasi pembaca QR Code yang sudah disediakan di toko tersebut. Nah, setelah memilih barang belanjaan Anda bisa kembali melanjutkan perjalanan pulang. Barang yang sudah dipesan akan dikirim ke alamat rumah pada hari itu juga. Praktis, bukan?

    Tampaknya toko virtual semacam ini menjadi tren baru di Korea Selatan dan Jepang. Ini berawal ketika agen periklanan Korea Selatan, Cheil melakukan riset perilaku konsumen dan tren teknologi smartphone di Korea Selatan. Hasilnya, berbelanja dengan menggunakan teknologi smartphone dan QR codes merupakan hal yang telah menjadi kebiasaan.

    Perusahaan asal Inggris Tesco melihat peluang ini. Bersama Cheil akhirnya mereka mulai menjalankan strategi bisnis baru ini. Pada 2011 Tesco membuka toko virtual pertama mereka di stasiun kereta api bawah tanah Seolleung dengan nama Homeplus. Selain di stasiun kereta api bawah tanah, toko virtual ini juga berada di tempat-tempat pemberhentian bus.

    Homeplus menawarkan lebih dari 500 jenis produk, mulai dari makanan, elektronik, perlengkapan kantor dan alat-alat rumah tangga. Berkat inovasi strategi yang disebut Brick and Click ini, toko virtual Tesco Homeplus langsung mendapatkan nominasi “Design of The Year” oleh London Design Museum di tahun yang sama.

  • News | 26th Maret 2015

    Sejarah Penemuan Korek Legendaris Zippo

    Pabrik Zippo didirikan pada akhir tahun 1932 oleh George G. Blaisdell.

    Produk pertama mulai diluncurkan sekitar bulan Januari dan Februari 1933. Produk mula-mula dipajang di Zippo/Case Visitor Center dengan catatan kecil tulisan tangan Mr. Blaisdell. Inovasi-inovasi dari Zippo sudah dimulai sejak awal berdirinya.

    Ketika Zippo pertama kali dikeluarkan, bentuknya memang sudah segi empat. Tapi bentuk sudutnya benar-benar kotak. Sedangkan kini, hampir semuanya, sedikit melengkung pada bagian pinggirnya. Bagian luarnya dibuat dari tabung braso kotak yang dilapis cat atau dilapisi krom. Sementara, engsel antara bagian penutup atas dan tabung bawah ada di bagian luar.

    Letak engsel berpindah ke bagian dalam, pada tahun 1936. Dan setiap tahun, dekorasi serta perkembangan terjadi di sana-sini. Tahun 1935 merupakan titik penting bagi pemasaran Zippo saat diluncurkan suatu iklan khusus untuk produk Zippo. Pada 1939, lapisan luar Zippo yang mengandung emas 14 karat diperkenalkan kepada publik.

    Ketika Perang Dunia II berlangsung, braso dan krom pun menjadi sulit didapat. Sehingga bahan dari baja yang dijadikan pilihan. Kemudian, warna cat yang dipilih ketika itu yaitu warna hitam. Pendistribusian Zippo model ini ditujukan pada toko-toko di kalangan militer. Akhirnya, fungsi dari korek api gas yang satu ini begitu populer di kalangan militer ketika Perang Dunia II berlangsung. Seorang wartawan legendaris Ernie Pyle menuliskan bahwa korek api Zippo menjadi suatu tuntutan di medan perang dan itu merupakan hal yang paling dirindukan oleh kalangan tentara.

    Hampir setiap saat, Zippo mengeluarkan desain-desain yang baru. Baik itu dari jenis bahannya pada bagian tabung maupun permainan warna yang ditampilkan.

    Pada tahun 1950, Zippo mencoba hal baru lagi, pembungkus dari kulit hadir di tengah-tengah penggemarnya. Dan pilihan warnanya pun variasi.Ada yang merah, biru, hijau, warna kulit sapi dan lainnya. Ciri lain selama tahun 1950-an, jenis Zippo keluar dengan bentuknya yang sedikit ramping. Sementara pada tahun 1960-an, jenis lapisan emas 14 karat yang ramping pun dikeluarkan. Dan pada tahun 1969, ketika awak astronot dari NASA berhasil mendarat di bulan, maka edisi yang berhubungan dengan angkasa luar ini pun berkembang pesat.

    Desain-desain yang berhubungan dengan tim suatu cabang olahraga pun mulai bermunculan. Bahkan lambang-lambang dan nuansa-nuansa dari suatu organisasi-organisai politik pun dibuat desainnya pada beberapa edisi Zippo. Semua desain ini bermunculan tanpa mengubah bentuk dasar Zippo.

    Korek api terdiri dari dua bagian dengan engsel yang ketika dibuka akan berdenting keras. Desain dasar ini yang menjadikan Zippo salah satu rancangan yang dikatakan bersifat abadi.

  • News | 26th Maret 2015

    Misteri Danau berisi 500 tengkorak di India

    Misteri Danau berisi 500 tengkorak di India : Seperti yang kita ketahui, danau terkenal dengan pemandangannya yang sangat indah, namun berbeda dengan danau yang satu ini. Danau ini terkenal karena pemandangannya yang sangat mengerikan.

    Danau Roopkund yang terdapat di India ini, dikelilingin dengan tengkorak sebanyak 500 tengkorak. Tengkorak ini berserakan di mana-mana, danau ini pun menjadi danau yang memiliki sebuah kisah misteri karena asal tengkorak tersebut belum diketahui.

    Dikisahkan pada tahun 1942, seorang pria Inggris yang bekerja sebagai penjaga hutan di India telah menemukan danau beku yang dikelilingi oleh tengkorak. Pemandangan ini semakin mengerikan di saat musim panas, karena air di danau tersebut mencair dan menunjukan banyak tengkorak yang tergenang di atas air danau tersebut.

    Kemudian pemerintah Inggris mengutus tim peneliti untuk meneliti tengkorak-tengkorak yang berserakan di danau tersebut.

    Lalu, sebuah pendapatpun muncul mengenai asal tengkorak itu. Tengkorak tersebut merupakan jenazah dari tentara Jepang yang masuk melalui India.

    Namun, setelah di teliti lebih dalam, ternyata tengkorak itu bukan merupakan jenazah tentara Jepang, tapi tengkorak itu sudah berumur cukup tua, dan udara dingin lah yang mengawetkan daging, rambut, tulang, serta tengkorak mereka. Namun, penyebab kematiannya masih menjadi misteri.

    Pada tahun 2004 lalu, barulah peneliti mendapat sebuah pernyataan yang cukup benar mengenai penyebab kematian tengkorak tersebut. Tengkorak yang telah berasal dari masa 850 SM, diperkirakan menurut tes DNA tengkorak itu milik dari dua kelompok, Kelompok pertama merupakan satu suku, dan kelompok ke dua merupakan penduduk lokal.

    Pernyataan ini pun diperkuat dengan ditemukannya sejumlah bukti berupa, cincin, tongkat bambu, tombak, dan sepatu kulit. Beberapa peneliti mengatakan, tengkorak tersebut merupakan jenazah penduduk yang melakukan penziarahan yang dibantuk penduduk lokal.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa, penduduk tersebut mati dengan penyebab yang sama, yaitu karena pukulan keras yang ada di kepalanya. Pukulan itu di duga akibat pukulah benda tumpul yang sangat keras.

    Dari pernyataan tadi, mereka menyimpulkan bahwa 500 orang yang meninggal tadi akibat adanya badai es yang datang secara tiba-tiba. Diperkirakan para jenazah tidak memiliki tempat berteduh sehingga mereka pun mati akibat badai es tersebut. Diperkirakan tengkorak itu telah ada selama 1.200 tahun yang lalu.

  • News | 25th Maret 2015

    Teknologi Canggih Jantung Buatan Berhasil Dicangkokkan

    Jantung buatan sungguhan pertama berhasil bekerja atau berdetak di tubuh seorang pria Perancis berusia 75 tahun. Pria itu mendapatkan transplantasi jantung lewat operasi selama 10 jam di Georges Pompidou European Hospital seminggu sebelum Natal tahun ini.

    Tak seperti jantung buatan yang hanya ditargetkan bekerja hingga ada donor jantung, jantung buatan bernama “Carmat” ini ditargetkan bisa menggantikan fungsi jantung selama 5 tahun serta memungkinkan pemiliknya menjalankan aktivitas normal.

    “Kita telah melihat alat seperti ini sebelumnya, tapi semuanya punya otonomi yang rendah. Jantung buatan ini memungkinkan lebih banyak gerak dan risiko penggumpalan lebih sedikit,” kata Alain Carpentier, orang yang menciptakan jantung buatan ini.

    Carpentier, seperti dikutip situs Smithsonian Magazine, mengatakan bahwa jantung buatan yang dikembangkannya mendekati yang sebenarnya, mampu secara otomatis mengatur kontraksi dan relaksasinya.

    Dalam jantung buatan itu, terdapat sensor dan prosesor mikro yang bisa memantau perubahan internal tubuh sehingga bisa mengatur aliran darah sesuai yang dibutuhkan. Aliran bisa lebih cepat atau lambat sesuai dengan aktivitas penggunanya.

    Karakteristik itu membedakan jantung buatan ini dengan yang sebelumnya. Jantung buatan lain berdetak secara konstan sehingga penggunanya harus mencegah aktivitas berlebihan atau akan mengalami kelelahan dengan cepat.

    Bagian luar jantung buatan itu terbuat dari jaringan otot sapi. Dengan terbuat dari jaringan makhluk hidup, risiko penggumpalan yang biasa muncul jika jantung buatan dibuat dengan bahan artifisial bisa dikurangi.

    Carmat dikembangkan selama 25 tahun. Saat ini, uji coba jantung buatan ini pada manusia sudah diperbolehkan di Perancis, Belgia, Polandia, Slovenia, dan Arab Saudi. Uji coba pada manusia akan dilakukan hingga akhir 2014. Jika lancar, jantung buatan ini bisa dipasarkan tahun 2015.

    Meski mungkin terdengar menjanjikan, jantung buatan ini mungkin terlalu mahal untuk dijangkau banyak orang. Biaya pembuatan jantung ini bisa mencapai 29,5 miliar.

  • News | 25th Maret 2015

    Keajaiban Alam! Gunung Terlangsing di Dunia

    Ensiklopedia Britannica mendefinisikan gunung sebagai sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya. Tumpukan tanah biasanya memakan ruang yang luas. Syarat kedua, bisa disebut gunung bila tingginya lebih dari 2000 kaki (610 m).

    Di Afrika, ada sebuah struktur menjulang nan unik. Orang menyebutnya Pico Cão Grande. Inilah gunung yang bentuknya tinggi seperti menara.

    Mengacu pada syarat yang ditetapkan ensiklopedia, apakah Pico Cão Grande, atau Great Dog peak bisa disebut gunung? Bila diukur dengan daerah sekelilingnya hanya 300 meter, namun ukuran sesungguhnya 663 meter diatas permukaan laut. Maka masuk dalam kategori gunung, walau tak aktif. 

    Pico Cão Grande menjadi gunung unik karena kecuramannya di atas 80 derajat, layaknya sebuah gedung, gunung ini tidak memiliki kemiringan dalam ketinggiannya hingga disebut needle-shaped mountain.

    Gunung ini adalah “plug vulkanik” di Bumi. Lebih mengesankan dari Devils Tower di Wyoming (386 m), karena gunung ini lebih curam dan kurus. Meskipun demikian, lebih sulit untuk memotret gunung ini dibandingkani Devils Tower: Puncaknya sering tersembunyi oleh awan atau hujan.

    Tertarik mengunjunginya? Datanglah ke Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, yakni negara pulau yang berbahasa Portugis terletak di Teluk Guinea, di lepas pantai barat khatulistiwa Afrika Tengah. Kira-kira 225 kilometer lepas pantai barat laut Gabon. 

    Negara ini hanya terdiri dari dua pulau: São Tomé dan Príncipe, terpisah sekitar 140 kilometer (87 mil). Kedua pulau ini adalah bagian dari rangkaian pegunungan yang tidak aktif. São Tomé, pulau selatan yang cukup besar, terletak tepat di utara khatulistiwa. Diberi nama untuk menghormati Santo Thomas dengan penjelajah Portugis yang tiba di pulau itu pada hari perayaannya.

    Di pulau ini terdapat sebuah daerah kecil di bagian selatan yang dijadikan Daerah Taman Nasional. Daerah dilindungi tersebut memiliki banyak banyak satwa dan tumbuhan langka. Nah, di dalam taman nasional inilah Pico Cão Grande berada.

  • News | 25th Maret 2015

    Spesies Aneh! Hewan Unik Mirip Balon

    Hewan laut aneh yang lebih mirip dengan mainan balon ini diberi nama “Portuguese Man-of-War”. Dari namanya terdengar menakutkan, tapi bentuknya yang lucu mungkin akan mengundang anak-anak untuk menyentuhnya.

    Walaupun terlihat lucu, namun sebenarnya hewan ini cukup berbahaya. Sekilas tubuhnya juga terlihat seperti ubur-ubur, namun hewan ini tidak termasuk kedalam jenis ubur-ubur. 

    Hewan ini memiliki empat polip yang berbeda dan bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup. Sengatannya sangat kuat dan menyakitkan, biasanya kita dapat menemukannya di perairan hangat di seluruh dunia.

    Hewan penyengat ini disebut Portuguese Man-of-War karena terlihat agak mirip sebuah kapal perang Portugis yang sedang berlayar. Bagian yang mirip balon di atas tubuhnya adalah pelampung gas yang dapat diisi cairan berwarna biru bahkan merah muda. 

    Panjang hewan ini bisa mencapai 30 cm dan dibawah perutnya menjuntai tentakel yang panjangnya bisa mencapai 50 meter, wow! Untuk bergerak, hewan ini hanya mengandalkan sapuan angin dan ombak. Bagian atas tubuhnya yang menggelembung berfungsi seperti layar.

    Sayangnya karena itu pula hewan ini sering terlihat terdampar karena tidak memiliki kontrol atas tubuhnya untuk bergerak. Pelampung di bagian atas tubuhnya harus terus basah, karena jika kering, maka ia akan segera mati.

    Untuk menangkap mangsanya, ia menggunakan tentakelnya untuk melumpuhkan. Tentakel akan bergerak cepat dan mencengkeram dengan sangat kuat, sehingga tidak ada kesempatan bagi mangsanya untuk melarikan diri.

    Sengatannya dapat menyebabkan rasa sakit yang serius dan efeknya jika mengenai manusia, maka dalam beberapa saat korbannya akan terserang demam, shock pada jantung dan paru-paru.

    Jika Anda tersengat, segera bilas dengan air tawar atau garam yang dicampur dengan es. Jika kondisi semakin parah, segera minta bantuan medis setempat.

    Racun dari tentakelnya setara dengan 75 persen kekuatan racun kobra. Jadi jika kita melihatnya segeralah menjauh, karena walaupun sedang terdampar, tentakelnya masih mampu menyengat siapapun yang berada di dekatnya.

  • News | 24th Maret 2015

    Misteri Kapal ‘Hantu’ Penuh Tikus Kanibal

    Pada 2010, Kapal MV Lyubov Orlova (diambil dari nama artis cantik Rusia) disita di Newfoundland karena sengketa utang antara pemilik dan pihak penyewa. Semua kru akhirnya meninggalkan kapal seberat 4.250 ton yang dirancang untuk mengangkut 110 penumpang ini.

    Dua tahun kemudian, pada Januari 2013, kapal ditarik menuju Republik Dominika. Untuk dijadikan besi tua. Namun di tengah perjalanan menuju Karibia, di lautan ganas, kabel penariknya putus. Kru kapal penarik tak bisa berbuat apapun, kecuali merelakannya di tengah samudera.

    Tak ada kru dan juga sistem GPS, Lyubov Orlova diperkirakan hancur atau karam. Meski demikian para pemburu harta yang mengincar besi tuanya yang seharga 600 ribu poundsterling tak percaya MV Lyubov Orlova telah tenggelam.

    Pada, pada Bulan Februari, ia ditemukan oleh kapal pemasok industri migas, Atlantik Hawk yang berhasil memasang kabel penyeret ke lambungnya. Namun, pihak Kanada memerintahkan Atlantik Hawk melepaskannya. Alasannya, Lyubov Orlova berada di perairan internasional dan tidak lagi di bawah yurisdiksi Kanada.

    Beberapa bulan kemudian, Lyubov Orlova tak terlacak. Hingga keberadaannya diketahui lembaga pemetaan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, US National Geospatial-Intelligence Agency, berada dalam jarak 2.400 km sebelah barat perairan Irlandia.

    Menanggapi pergerakan Lyubov Orlova yang mendekati wilayahnya, penjaga pantai Irlandia Chris Reynolds mengeluarkan seruan untuk tetap waspada.

    Keberadaan Lyubov Orlova dan pergerakannya menjadi perhatian banyak pihak, termasuk media internasional. Penyebabnya, kapal ‘hantu’ ini penuh dengan ratusan bahkan ribuan tikus kanibal yang sarat penyakit dan tak punya sumber makanan apapun kecuali saling memangsa satu sama lain.

    “Kapal itu terombang-ambing di lautan di sekitar sana (Inggris). Ada banyak tikus di dalamnya, yang saling memangsa satu sama lain,” kata penyelidik asal Belgia, Pim de Rhoodes.

    Sebenarnya kekuatiran tak cuma karena tikus kanibal. Ada yang lebih serius, yakni Jika MV Lyubov Orlova ternyata rusak di suatu tempat, efeknya bisa bahaya. Cairan beracun bisa-bisa bocor ke dalam air. Demikian menurut organisasi lingkungan Prancis, Robin du Bois.

    “Dalam kasus tabrakan, tenggelam, atau kecelakaan apapun, Lyubov Orlova segera akan melepas bahan bakar dan cairan beracun lainnya: asbes, merkuri dan limbah mengambang yang tak bisa terurai lainnya,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari situs sains LiveScience.

    Nah, masalahnya di mana kini keberadaan kapal tersebut? Misteri seputar kapal tua itu bahkan melahirkan sebuah situs whereisorlova.com yang didedikasikan untuk mencari keberadaannya.

  • News | 24th Maret 2015

    Misteri Pulau Indah yang Terkutuk

    Pulau Gaiola di Italia hanya sekitar 30 meter dari pantai, terdiri dari dua pulau yang dihubungkan oleh jembatan lengkung. Unik dan indah. Terdapat vila di satu pulau, dan pulau lainnya kosong. 

    Nama Gaiola diambil dari bahasa latin “Cavea” yang berarti gua kecil, karena ada sebuah gua di kawasan pantai. Lalu namanya menjadi “Caviola” dan mungkin karena dialek setempat hingga sekarang dikenal sebagai Gaiola.

    Berabad lalu, terdapat kuil kecil untuk menyembah Venus di pulau yang terletak di perbatasan selatan Posillipo ini. Dan konon penyair Virgil – dianggap juga sebagai penyihir – sempat mengajar di sini.

    Di awal abad ke-19, Pulau dihuni oleh seorang pertapa yang dikenal sebagai “The Wizard”. Hingga akhirnya Norman Douglas, penulis The Land of Sirene membangun vila di atasnya.

    Sejak itulah banyak masalah terjadi. Rangkaian kematian terjadi sejak tahun 1920-an. Ketika Hans Braun jadi pemilik vila, ia ditemukan dibunuh dan dibungkus dengan permadani. Tak lama kemudian istrinya tenggelam di laut.

    Pemilik vila berikutnya adalah Jerman Otto Grunback, yang meninggal karena serangan jantung. Nasib yang sama menimpa industrialis farmasi Maurice-Yves Sandoz, yang bunuh diri di rumah sakit jiwa di Swiss. 

    Pemiliknya berikutnya, industrialis baja Jerman, Baron Karl Paulus Langheim, menjadi gila karena kehancuran ekonomi. Lalu kepemilikan berpindah ke tangan Gianni Agnelli, kepala industri otomotif Fiat. Namun akibatnya, putra tunggalnya bunuh diri.

    Setelah kematiannya anaknya, Gianni menyerahkan Fiat pada keponakannya, Umberto Agnelli. Aneh, Umberto akhirnya meninggal di usia 33 tahun mengidap kanker langka.

    Pemilik lain, multi miliarder Paul Getty, setelah membeli pulau malah mencuri cucunya hingga bermasalah dengan polisi. Dan, pemilik terakhir Gianpasquale Grappone dipenjara ketika perusahaan asuransinya gagal. 

    Akhirnya, pulau Gaiola kini dibiarkan kosong. Vila, jembatan unik, dan wilayah sekitarnya hanya menjadi tempat wisata.

  • News | 23rd Maret 2015

    Trailer Film: Pixels

    Film terbaru yang patut ditunggu di musim panas tahun ini. Menceritakan tentang video game dan alien. Yuk disimak dulu trailernya!

Lanjut

Upload Foto atau Video

Upload

Top GokilFans

Harian

Mingguan

Bulanan

Arsip



Loading...
Loading...